Senin, 14 November 2011 07:43 WIB
Tips Kelistrikan

Side Stand Switch Aman Dari Genangan Air


Korelasi kabel swicth ditandai lingkaran merah
Buat sobat yang pacuannya aplikasi side stand switch layaknya di skubek Honda, usah khawatir ketika melibas genangan air. Yup! Belum tentu faktor mogok disebabkan peranti pengaman dari standar samping ini.

“Sebenarnya, posisi side stand switch ini sudah aman karena tertutup. Jadi, air tidak menyebabkan mesin mati karena adanya korslet di bagian switch,” ujar Sarwono Edhi dari Technical Training Development PT Astra Honda Motor (AHM).

Malah menurut pria berkacamata ini, penyebab mogoknya melewati genangan bisa disebabkan hal lain. Misalnya, tutup busi yang kemasukan air. Sehingga, arus listrik tak menghantar sempurna.

Penyebab lainnya, bisa dari slang pernafasan karburator. “Selang pernafasan karburator kemasukan air. Sehingga naik-turun skep menjadi terhambat. Begitu juga sirkulasi bahan bakar” kata pria yang berkantor di gedung Astra Honda Training Center (AHTC) di Sunter, Jakarta Utara.

Balik lagi ke sensor standar samping, arus yang diputus oleh switch ini adalah arus massa yang berkolerasi ke CDI. Ya! Ketika swicth ini bekerja (standar menyangga), arus negatif yang harusnya terhubung ke CDI, akan diputus. Begitu juga sebaliknya. “Selain terjadi kerusakan, air tidak bisa membuat part ini bermasalah,” beber pria akrab disapa Edhi ini.

Kalau dilihat prinsip kerjanya, kalau pun korslet harusnya tidak mogok. Malah bisa membuat motor hidup melulu walaupun standar samping difungsikan. Jadi, bukannya bikin motor mogok.

Tapi, jika masih ragu dengan side stand switch kala melewati genangan air tinggi, bisa saja memberikan cairan penetran atau silikon. Karena cairan ini bisa melindungi komponen kelistrikan dari air. Sehingga arus tetap terhantar sempurna.  (motorplus-online.com)
Penulis : Eka | Teks Editor : Nurfil | Fotografer : Dok.Motor Plus

Kirim Komentar

Silahkan login terlebih dahulu untuk mengisi komentar

Karakter tersisa.

Disclaimer

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis , kasar , berisi fitnah, atau berbau SARA