Indeks Street Shot

  •  
    Serunya masa sekolah, saking serunya ga perlu pulang berpisah dengan teman, mari menumpang truk yang tidak aman dan tanpa bak pembatas, anak-anak ini belum tersadari di keceriaan mereka ada bahaya
  •  
    saat saya berkendara,didepan saya ada truk dgn muatan yg WAHH...tinggi muatanya sampai hampir mentok di papan baliho besar,sangat membahayakan keselamatan pengguna
  •  
    Keselamatan jadi nomor dua ditengah himpitan ekonomi yang berat. Tak heran jika mobil pick up ini yang semestinya hanya untuk angkut barang, digunakan untuk mengakut orang juga.. Sungguh sangat itdak memperhatikan
  •  
    Saya berdua dengan anak pergi ke pesantren anak di Sukabumi. Diperjalan terlihat motor yang jalannya kurang seimbang karena selembar triplek dibelakangnya kadang tertiup angin. Gimana jadinya kalau kesenggol kedaraan lain yang banyak lalu-lalang termasuk bis dan truk. Aduuuh... bawaan nggak seberapa tapi resikonya mengundang bahaya bagi dirinya dan orang lain. Inget atuh kang sareng anak-istri
  •  
    JIKA ADA MASUK PERTAMA KALI KE KOTA LAHAT, SUMATERA SELATAN.ANDA AKAN MEMBACA BACAAN PERINGATAN YANG DI PASANG OLEH APARAT SATLANTAS DENGAN MENULIS DENGAN BAHASA DAERAH..YANG ARTINYA..HARAP HATI HATI KARENA SUDAH BANYAK ORANG MENINGGAL DI JALAN
  •  
    Beginilah kejadiannya kalo si pemilik ternak merasa jalan raya juga tempat ternaknya bebas berkeliaran
  •  
    Demi mendapatkan uang sehingga mengabaikan keselamatan dirinya dan orang lain , sepanjang perjalanan selalu berdiri mengendarai motor demi pandangan kedepan yg hanya sedikit dan jarak pandang pun hanya bisa dilihat jarak jauh , untuk mengerem pun sulit apalagi mendadak ada halangan atau tikungan .... akhirnya pengendara yg lain pun menjauh demi kelancaran perjalannya ,sungguh terlalu
  •  
    iseng-iseng jalan ke jogja dari jakarta, ketika sampai jalan raya Solo-Jogja setelah menyalip sebuah bus kota AKAP alangkah kagetnya bertemu sebuah truk dengan muatan yang menakjubkan. Apakah supir truk tersebut tidak memikirkan kesalamat dirinya sendiri maupun disekitarnya ketika membawa muatan berlebihan seperti
  •  
    Pagi hari pada hari senin yang sibuk, ayah akan berangkat ke kantor, ibu berencana ke pasar untuk berbelanja dan kedua buah hati harus berangat ke sekolah. Alih alih menggunakan angkutan kota, si ayah memutuskan mengajak keluarganya untuk berangkat bersama sama membelah keramaian kota, karena keterbatasan tempat pada sepeda motornya, si bungsu yang tidak mendapat tempat digendong seadanya dengan tangan kiri ibunda, sedang sang kakak duduk di tengah. Parahnya, mereka tidak memakai helm sama
  •  
    Sungguh ironis. Pada akhirnya yang menangani kemacetan lalu lintas yang disebabkan banjir bukanlah pemerintah atau polisi, tapi sekumpulan anak kecil. Lucunya negri