Kapan Helm Kadaluarsa?
![]() Bisa dilihat di dalam helm |
OTOMOTIFNET - Bukan hanya makanan yang bisa kadaluarsa, tapi ternyata helm juga bisa kadaluarsa. Bedanya kalau makanan bisa basi, helm bisa berubah struktur materianya jadi kurang sempurna melindungi kepala saat dipakai. Lalu kapan sebenarnya helm menginjak masa kadaluarsa? Kita tanya saja pada ahlinya.
“Pada helm-helm import seperti Arai, Shoei dan beberapa merek lainya pada beberapa tipe memang bisa dilihat perubahannya. Misal busanya mulai rontok atau warnanya yang sudah mulai menguning meski tidak dipakai,” buka Agus Hermawan dari Juragan Helm yang langganan menjual helm-helm import.
“Dan yang pasti meski tidak bisa terlihat secara kasat mata, material busa dan batoknya pasti sudah tidak sempurna lagi. Lebih baik jika sudah tiga sampai empat tahun ganti saja dengan yang baru,” lanjut buka Hendry, marketing manager PT Tara Citra Kusuma (TCK) produsen helm KYT, INK dan MDS ini.
“Umur tiga sampai empat tahun itu sudah menjadi kesepakatan produsen helm internasional, bahkan di beberapa Negara menjual helm yang sudah kadaluarsa adalah tindak kriminal karena dianggap menambah resiko kecelakaan,” lanjut pria yang juga sibuk memproduksi helm untuk pasar Eropa ini.
![]() Tercantum tahun produksi, tinggal hitung mundur untuk tahu umur. |
Selama tiga tahun bila helm sudah dipakai tentunya keringat ang membasahi kepala, cuaca, debu dan kotoran diyakini bisa membuat helm tidak berada pada kondisi sempurna seperti saat pertama kali keluar dari pabrik. Lalu bagai mana melihat caranya melihat umur helm?
Sebenarnya di bagian dalam batok helm ada embos tanggal produksi, tapi rasanya cukup sulit untuk dilihat. karena tertutup busa. Dan parahnya tidak banyak produsen helm yang mencantumkan tanggal produksi di tempat yang mudah dilihat. Salah satu helm lokal yang sudah menyantumkan tanggal produksinya adalah KYT.
“Bisa dilihat di busa di bagian dalam helm, di situ tertera tahun produksinya, tinggal dihitung mundur saja untuk menentukan kapan kadaluarsanya. Langkah ini diakui tidak disukai para dealer dan pedagang ritel kami karena dianggap menyulitkan penjualan, tapi demi kualitas harus dilakukan,” terang Hendry.
“Sebenarnya sama saja jualan helm seperti KYT ini, yang penting harus lebih pintar pilih-pilih model helm yang sedang digemari agar stoknya cepat habis,” kiat Agus yang gerai Juragan Helm nya ada di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat atau bisa di hubungi di nomor 08151899889 ini.
Penulis/Foto: Popo
Umum Terkait :
- Malu Bertanya, Pria Mengemudi Lebih Jauh 445 km/tahun
- Service Car ATPM, Andalan Siaga 24 Jam
- GPS Tracking Di Manfaatkan Maling?
- Buckeye Bullets, Mobil Listik Tercepat Bisa Ngebut 478 km/jam!
- Coffee Maker Eksotik, Kopi Luwak Plus Ferrari


Bulan ramadhan identik dengan berbagi dalam kebersamaan. Selain acara buka puasa bersama, acara berbagi tajil (makanan berbuka puas . . . 
Pick up asal Korea, KIA Big Up memang pernah menjadi pilihan mobil operasional bagi beberapa instansi.
Bagi konsumen yang berencana meminang KIA Cerato Forte yang sudah diperkenalkan di ajang IIMS 2010 lalu, sepertinya harus bers . . .
Bukan hanya pabrikan mobil Jepang dan Amerika yang ramai-ramai melakukan recall, pabrikan sport car Ferari juga akhirnya melakukan hal serupa pada salah sa . . . /helm-kadaluarsa-1(1).jpg)
/helm-kadaluarsa-2.jpg)